Sriwijaya FC berbagi angka dengan tamu Arema 1-1 dalam lanjutan Liga Super Indonesia (LSI), di Stadion Gelora Jakabaring, Rabu (26/1/2011). Gol dicetak Supardi di menit 11. Sementara gol balasan Arema dilesakkan pemain pengganti Sunarto menit 46. Sementara peluang penalti yang diberikan wasit di menit 87 gagal .
Kamis, 17 Februari 2011
Senin, 07 Februari 2011
Safee Sali Bergabung Dengan Pelita Jaya
Setelah sempat simpang siur, akhirnya Safee Sali dipastikan tidak bergabung dengan Persib Bandung tetapi pemain bernomor punggung sepuluh di tim nasional Malaysia tersebut bergabung dengan Pelita Jaya Jawa Barat.
Hal tersebut diketahui setelah direktur teknik Pelita, Rahim Soekasah, mengungkapkan bahwa sebenarnya Safee sudah resmi menjadi milik Pelita pada tanggal 2 Februari namun Safee belum dapat meninggalkan klub lamanya karena masih ada pertandingan.
"Safee resmi tanggal 2 Februari lalu. Namun, dia belum bisa bergabung karena masih harus membela klubnya, Selangor FC, tanggal 12 nanti. Dua hari kemudian, dia baru ke Jakarta," ujar Direktur Teknik Pelita Rahim Soekasah
Dengan bergabungnya Safee ke Pelita jaya, dipastikan lini serangan mereka bertambah kuat. Safee akan berduet dengan Juan Ramirez yang sudah teruji kualitas dan tekhniknya, namun masalah karakter mungkin akan membuat kedua pemain tersebut sulit bekerja sama.
Seperti yang diketahui, Ramirez adalah pemain yang berkualitas namun sayang egonya yang tinggi kadang-kadang melampaui batas. Pernah di suatu pertandingan, dia mendorong rekannya sampai tersungkur karena ingin mengambil bola yang sedang digiring rekannya tersebut.
Hal tersebut diketahui setelah direktur teknik Pelita, Rahim Soekasah, mengungkapkan bahwa sebenarnya Safee sudah resmi menjadi milik Pelita pada tanggal 2 Februari namun Safee belum dapat meninggalkan klub lamanya karena masih ada pertandingan.
"Safee resmi tanggal 2 Februari lalu. Namun, dia belum bisa bergabung karena masih harus membela klubnya, Selangor FC, tanggal 12 nanti. Dua hari kemudian, dia baru ke Jakarta," ujar Direktur Teknik Pelita Rahim Soekasah
Dengan bergabungnya Safee ke Pelita jaya, dipastikan lini serangan mereka bertambah kuat. Safee akan berduet dengan Juan Ramirez yang sudah teruji kualitas dan tekhniknya, namun masalah karakter mungkin akan membuat kedua pemain tersebut sulit bekerja sama.
Seperti yang diketahui, Ramirez adalah pemain yang berkualitas namun sayang egonya yang tinggi kadang-kadang melampaui batas. Pernah di suatu pertandingan, dia mendorong rekannya sampai tersungkur karena ingin mengambil bola yang sedang digiring rekannya tersebut.
Mohd Safee Sali - Malaysia (WSG/affsuzukicup.com)
Terkait
Tim
Figur
Senin, 31 Januari 2011
sriwijaya fc
Pendaftaran akademi sepakbola SFC usia 15 - 19 thn diperpanjang hingga ,sabtu (05/02) mendatang.TARGET pembinaan siswa nantinya berjumlah 300 org .'' Pendaftaran di Sekretariat SFC, komplek Palembang Square (PS), Palembang ( SUMSEL ).
LAGU-LAGU SRIWIJAYA MANIA SUMSEL
JANGAN GANGGU KAMI
JANGAN COBA KAU GANGGU KAMI
KAMI TAK AKAN MENGGANGGU MU
JANGAN COBA KAU USIK KAMI
KAMI TAK AKAN MENGUSIK MU
URUS SAJA SEMUA URUSAN MU
KAMI CUMA GAK MAU DIGANGGU
GAK PEDULI SIAPA KAMU
PASTI KAMI BERI TINJU
BUKANNYA KAMI SOK JAGOAN
KAMI CUMA GAK MAU DIREMEHKAN
SETAN PUN PASTI KAMI LAWAN
KARENA KAMI BUKAN PECUNDANG
JANGAN COBA KAU GANGGU KAMI
KAMI TAK AKAN MENGGANGGU MU
JANGAN COBA KAU USIK KAMI
KAMI TAK AKAN MENGUSIK MU
URUS SAJA SEMUA URUSAN MU
KAMI CUMA GAK MAU DIGANGGU
GAK PEDULI SIAPA KAMU
PASTI KAMI BERI TINJU
BUKANNYA KAMI SOK JAGOAN
KAMI CUMA GAK MAU DIREMEHKAN
SETAN PUN PASTI KAMI LAWAN
KARENA KAMI BUKAN PECUNDANG
LAGU-LAGU SRIWIJAYA MANIA SUMSEL
SRIWIJAYA BERAKSI
WALAU PANAS TERIK MATAHARI
SUDAH BERKALI SRIWIJAYA BERAKSI
MENGHITUNG LANGKAH-LANGKAH PASTI
HARI-HARI ESOK ADALAH MILIK KITA
SRIWIJAYA JUARA LIGINA
GEGAP GEMPITA SRIWIJAYA MANIA
DEMI JAYANYA LASKAR AMPERA
MARILAH KAWAN
MARI KITA NYANYIKAN
SEBUAH LAGU
TENTANG KEMENANGAN
WALAU PANAS TERIK MATAHARI
SUDAH BERKALI SRIWIJAYA BERAKSI
MENGHITUNG LANGKAH-LANGKAH PASTI
HARI-HARI ESOK ADALAH MILIK KITA
SRIWIJAYA JUARA LIGINA
GEGAP GEMPITA SRIWIJAYA MANIA
DEMI JAYANYA LASKAR AMPERA
MARILAH KAWAN
MARI KITA NYANYIKAN
SEBUAH LAGU
TENTANG KEMENANGAN
sriwijaya fc
SRIWIJAYA FC belum berhasil meraih hasil maksimal pada laga lanjutan Indonesia Super League (ISL). Kemarin (30/1), tim dengan sebutan Laskar Wong Kito dipaksa menyerah 2-3 oleh Persipura di Stadion Mandala Jayapura. Meski kecewa dengan hasil pertandingan, coach Ivan Venkov Kolev tetap bangga dengan performa anak didiknya yang ditenggarai menunjukkan progress membaik.
Menurutnya secara keseluruhan permainan Keith Kayamba Gumbs dkk makin atraktif. Kerja sama dan koordinasi antarlini sudah jalan bahkan berhasil mengimbangi permainan tim Mutiara Hitam (julukan Persipura). Ball position dan peluang juga tidak kalah hanya finishing touch kembali muncul menjadi kendala.
“Kami nyaris memenangkan pertandingan. Kami sangat menyesal tidak mampu menjaga keunggulan 2-1 pada sepuluh menit terakhir,” sesal Kolev sapaan akrabnya kemarin.
Lanjut dia waktu Sriwijaya tertinggal 3-2 sebenarnya punya peluang untuk menyamakan kedudukan. Hanya saja Keith Kayamba Gumbs gagal menciptakan peluang 90 persen gol tiga menit jelang bubaran. Mantan pemain Sabah FC ini sendirian hanya tinggal berhadapan dengan penjaga gawang Yoo Jae-hoon tembakan keras pemilik jersey 17 itu malah melambung deras di atas mistar.
“Kelihatan pemain depan kurang tenang dan sangat terburu-buru. Mungkin karena dia ingin segera mengejar ketertinggalan,” tambah pelatih asing yang sudah mahir berbahasa Indonesia itu.
Penyelesaian akhir memang menjadi masalah klasik bagi tim double winner edisi 2007 itu. Pada pertandingan sebelumnya ketika ditahan imbang Arema 1-1 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Budi Sudarsono malah gagal eksekusi penalti. “Dari dulu kami bilang bahwa tim butuh sosok striker targetman. Budi dan Kayamba memang bagus namun dia tipe pekerja dan pembuka ruang,” tambah dia.
Karena itu saat bentrok dengan Persiwa Wamena (2/2) nanti Kolev berharap penyakit tersebut bisa sembuh. Pasalnya, bila penyelesaian akhir bagus bukan tidak mungkin Sriwijaya mampu meraih poin maksimal atas Wamena. Meskipun Persiwa susah dikalahkan di kandang (Stadion Pendidikan Wamena). “Kalau kami bisa memanfaatkan setiap peluang semua bisa terjadi
Menurutnya secara keseluruhan permainan Keith Kayamba Gumbs dkk makin atraktif. Kerja sama dan koordinasi antarlini sudah jalan bahkan berhasil mengimbangi permainan tim Mutiara Hitam (julukan Persipura). Ball position dan peluang juga tidak kalah hanya finishing touch kembali muncul menjadi kendala.
“Kami nyaris memenangkan pertandingan. Kami sangat menyesal tidak mampu menjaga keunggulan 2-1 pada sepuluh menit terakhir,” sesal Kolev sapaan akrabnya kemarin.
Lanjut dia waktu Sriwijaya tertinggal 3-2 sebenarnya punya peluang untuk menyamakan kedudukan. Hanya saja Keith Kayamba Gumbs gagal menciptakan peluang 90 persen gol tiga menit jelang bubaran. Mantan pemain Sabah FC ini sendirian hanya tinggal berhadapan dengan penjaga gawang Yoo Jae-hoon tembakan keras pemilik jersey 17 itu malah melambung deras di atas mistar.
“Kelihatan pemain depan kurang tenang dan sangat terburu-buru. Mungkin karena dia ingin segera mengejar ketertinggalan,” tambah pelatih asing yang sudah mahir berbahasa Indonesia itu.
Penyelesaian akhir memang menjadi masalah klasik bagi tim double winner edisi 2007 itu. Pada pertandingan sebelumnya ketika ditahan imbang Arema 1-1 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Budi Sudarsono malah gagal eksekusi penalti. “Dari dulu kami bilang bahwa tim butuh sosok striker targetman. Budi dan Kayamba memang bagus namun dia tipe pekerja dan pembuka ruang,” tambah dia.
Karena itu saat bentrok dengan Persiwa Wamena (2/2) nanti Kolev berharap penyakit tersebut bisa sembuh. Pasalnya, bila penyelesaian akhir bagus bukan tidak mungkin Sriwijaya mampu meraih poin maksimal atas Wamena. Meskipun Persiwa susah dikalahkan di kandang (Stadion Pendidikan Wamena). “Kalau kami bisa memanfaatkan setiap peluang semua bisa terjadi
Langganan:
Postingan (Atom)